Gondang, Mojoseto – Pemerintah Desa (Pemdes) Mojoseto menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Desa Bersih Bersinar Kabupaten Nganjuk, di Balai Desa Mojoseto, Kamis (18/7/2024). Kunjungan ini disambut antusias oleh seluruh warga, dengan berbagai persiapan dan pertunjukan yang telah dihias dan ditata dengan rapi
Tim Penilai diterima langsung oleh Kepala Desa (Kades) Mojoseto, Jarwo. Turut hadir mendampingi, Camat Gondang, Forkopimcam, serta perangkat desa Mojoseto. Adapun Tim Penilai terdiri dari Nur Hamdani dari DLH Kabupaten Nganjuk dan Muhlis dari BNNK Nganjuk.
Perlu diketahui Program Desa Berseri Bersinar merupakan salah satu Program Pemerintah Kabupaten Nganjuk sebagai upaya dalam mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, lestari, serta bebas narkoba.
Dalam sambutannya, Kades Jarwo menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tim penilai dan optimisme desa untuk meraih prestasi terbaik dalam lomba ini.
“alhamdulillah sebuah kehormatan bagi desa Mojoseto. Kami sangat senang atas kesempatan ini untuk menunjukkan hasil kerja keras dan komitmen kami dalam membangun desa yang maju dan sejahtera," ucap Jarwo.
Jarwo juga menjelaskan berbagai program dan inovasi yang telah dilakukan oleh desa dalam mewujudkan Desa Berseri Bersinar. masyarakat setempat saling bekerjasama dan bahu-membahu melakukan penghijauan dan menanam beberapa toga (tanaman obat keluarga), berkebun buah-buahan, serta sayur-sayuran.
"Semoga yang kita laksanakan dalam lomba Desa Berseri Bersinar kali ini bukan hanya sekedar perlombaan tetapi semoga menjadi kebiasaan yang mendarah daging untuk selalu merawat, menjaga, dan melestarikan lingkungan yang indah nan sehat," harap Jarwo
Muhlis, salah satu Tim Penilai dari BNNK Nganjuk mengatakan ada beberapa kriteria yang menjadi poin penilaian lomba Desa Berseri Bersinar Tingkat Kabupaten ini. Mulai dari Aspek Kebersihan dan Keindahan Desa seperti kondisi jalan desa, halaman rumah warga, taman desa, kemudian Aspek Pengelolaan lingkungan hidup seperti pengelolaan sampah, limbah, dan sumber daya air di desa.
“Selanjutnya Aspek Pemberdayaan Masyarakat seperti meninjau kegiatan PKK, program kerja kader serta inovasi-inovasi yang dilakukan oleh warga di bidang lingkungan, dan terakhir Aspek Kesehatan seperti meninjau kondisi posyandu, puskesmas, dan akses layanan kesehatan lainnya” ujar Muhlis
Dari penilaiannya di Desa Mojoseto, ia memberi apresiasi atas semangat dan antusiasme warga dalam rangka kesadaran terhadap lingkungan. “Hal ini di buktikan telah terbentuknya bank sampah, pengolahan sampah organik dan anorganik, serta adanya kesadaran warga tentang pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai taman toga,” pungkasnya.
Muhlis juga berharap desa Mojoseto dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan program Desa Berseri Bersinar.